"Hybrid Digital/Physical" adalah Koentji Menghadapi Mati Lampu

Saya pertama kali main Dungeons&Dragons di awal 2010, tapi selalu menyebut diri "Generasi Pandemi" yang mainnya online pakai virtual tabletop (VTT) dan Discord voice chat. Sesi pertama saya dilaksanakan offline, pakai character sheet kertas, battlemap "do-it-yourself" (DIY) kertas laminasi, dan token miniatur yang juga pakai kertas. Gamemaster saya saat itu memang anaknya DIY gak ribet, yang masih saya jadikan panutan sampai sekarang.

Mungkin karena perdananya menggunakan kertas dan pensil, sekarang ini untuk persiapan dan catatan sesi online pun saya selalu pakai catatan di kertas.

Suatu hari, saat sedang sesi Icewind Dale: Rime of the Frostmaiden, rumah saya mati lampu.

Saya nggak lantas pasang teplok sih pas kejadian

Untungnya, hape dan tablet saya masih nyala, jadi sambil ngabarin player via chat Discord, saya gabung ulang voice chat lewat tablet. Salah satu player berinisiatif share screen peta, jadi saya tetap bisa lihat peta.

Momen ini adalah saatnya catatan pakai kertas dan pensil bersinar. Mati lampu nggak ngaruh buat mereka. Hit Point para monster (iyes, kita saat itu di tengah combat) tercatat di sana semua. Combat pun lanjut karena roll dadu pun saya ada dadu fisik, biarpun saya statusnya samar-samar ingat statblok para monster.

Karena campaign Icewind Dale: Rime of the Frostmaiden akhirnya selesai setelah berlangsung selama 3 tahun lamanya, di post ini sekalian saya nostalgia, saya mau kasih lihat juga catatan di kertas loose leaf yang saya pakai selama sesi 3 tahun itu:


Gak apa-apa jadul dikit pakai kertas dan pensil. (o・ω・o) Soalnya terbukti bikin sesi tetap lanjut walau mati lampu.

N.B.: Postingan kali ini pendek dulu karena saya baru mulai pick-up lanjutin blog ini lagi setelah ritme harian (aka kerjaan kantor) berubah. Buat momentum berkelanjutan, jadinya nggak terlalu ambisius dulu.


Komentar

  1. Pernah pas main one shoot ditengah-tengah roleplay dm nya tiba-tiba diem dan gk lama keluar dari discord dan sayangnya permainan harus berakhir disitu, padahal baru aja di kasih misi sama npcnya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, itu setara dengan spanduk "Jual Nasi Goreng dan ". Tapi game-nya sendiri tetap lanjut setelahnya kan?

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sesi Tanpa Gamemaster, tapi Tidak Solo???

Solo RPG Asalnya Bukan dari Kota Solo, guys

Sudah Ada Chat GPT, Main Solo RPG Kok Masih Pake Oracle?