Side Quest Mandiri - Dari Player Untuk Player
Jika kalian bukan orang yang baru menemukan blog ini, kalian mungkin ingat beberapa waktu lalu saya menceritakan sebuah eksperimen GMless group play.
Bagi yang baru pertama kali berkunjung ke blog ini, selamat datang! TL;DR untuk konteks: saya mengajak dua teman saya untuk mencoba main tabletop RPG, tapi alih-alih dengan gamemaster, kami menyerahkan segalanya pada Oracle aka "Kerang Ajaib".
| "Kerang Ajaib, apakah ini my--" "BUKAN." |
Memasuki "season kedua" dari sesi GMless group play, hasil roll "Kerang Ajaib" membuat kami punya side-quest dari sejak sesi pertama. Menjadikan plot (atau sub-plot?) tersebut jadi side-quest adalah keputusan bersama semua pemain. Kami sepakat sub-plot "menyelamatkan kafe lokal dari disita gara-gara hutang" tidak begitu sesuai dengan tema cerita utama dan kami juga lebih ingin mendalami plot lain daripada berkutat menyelamatkan kafe lokal ini selama entah sampai berapa sesi.
Karena saya termasuk yang selain pernah main online/offline juga pernah bermain tabletop RPG via teks dan dengan play-by-post, saya kemudian mengusulkan bagaimana kalau side-quest "menyelamatkan kafe lokal" ini berjalan paralel sebagai teks saja.
Sama seperti sesi biasa kami, untuk side-quest ini kami juga menggunakan "Kerang Ajaib", meskipun saya ngide ingin mencoba Oracle yang lain dari yang biasanya dipakai. Teman saya setuju.
Dari menjalankan side-quest ini kemudian saya menyadari bahwa Oracle yang biasanya digunakan untuk solo play sebetulnya bisa jadi alat bantu untuk GM yang pemain-pemainnya sudah cukup bertanggung jawab. "Bertanggung jawab" di sini maksudnya jenis pemain yang dengan senang hati bekerjasama dengan GM dan pemain lain dalam rangka bikin sesi lebih menyenangkan buat semuanya, termasuk mau kerjasama collaborative storytelling. Jenis pemain yang sudah lebih dewasa dan lewat dari fase "pokoknya karakter aku maunya gini, aku gak peduli nyusahin satu tim, ato bikin ceritanya gak jalan".
Anggaplah, di sebuah game yang terdiri dari GM dan beberapa pemain, perkembangan cerita membukakan side-quest yang bisa diambil/diselesaikan oleh salah satu karakter dan para pemain juga penasaran dengan side-quest ini. Di sisi lain, mereka juga sadar kalau side-quest ini mereka jalani, cerita utama jadi nggak jalan karena fokusnya terbagi.
Dalam situasi ini, dengan asumsi pemain tidak keberatan menjalankan sesi di luar sesi utama via teks, side-quest bisa berjalan dengan memanfaatkan Oracle. GM mungkin masih bisa berperan jadi interpreter untuk hasil roll random table, tapi jika pemainnya sudah mandiri dan bisa dipercaya untuk tidak terlalu chaotic, maka sesi side-quest jadi sesi "dari player, untuk player". Rasa penasaran terpenuhi, sesi utama juga tidak jadi offside.
| Cerita makin menarik, beban GM tidak nambah letsgoooo |
Tentu saja, tidak bisa dipungkiri kalau tidak semua orang cocok dan mau menggunakan Oracle. Banyak yang masih berpegang bahwa tabletop RPG itu kegiatan yang butuh bersosialisasi dengan manusia lain, jadi ya tujuan bersosialisasinya buyar kalau buntutnya menghadapi "Kerang Ajaib". Menerjemahkan hasil roll Oracle sendiri juga bisa terasa tidak menyenangkan bagi mereka yang tidak terbiasa mengembangkan ide dari satu dua kata yang kesannya tidak nyambung dengan situasi dalam game.
Di meja GMless group play saya, Oracle sebagai alat bantu side-quest ini bisa berjalan karena para pemainnya berasal dari komunitas menulis. Menerjemahkan hasil roll random table rasanya tidak beda jauh dengan latihan menulis menggunakan writing prompt.
Pemain punya hobi menulis pun tidak lantas menjamin sesi side-quest mandiri dari player untuk player bisa berjalan lancar. Penulis yang terbiasa menentukan sendiri nasib karakternya justru ada saja yang di grup main malah jadi pemain bermasalah ....
Bagi yang belum pernah menggunakan Oracle, tapi penasaran mencoba side-quest dari player untuk player ini, saya merekomendasikan One Page Solo Engine, Juice Oracle, dan Parou's Simple Oracle Sheet yang bisa didapat gratis di itch.io. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya, agak cocok-cocokan juga dengan bentuk random table-nya.
(Mungkin sudah waktunya saya membahas Oracle dan solo toolkit yang saya pakai? hmmm)
Sekian side-quest dari saya. Selamat mencoba, barangkali cocok dan bikin sesi kalian semakin menyenangkan! Good luck and have a good day! o(≧▽≦)o
Komentar
Posting Komentar